Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang punya mengadakan acara ‘Rapat Terbuka Senat UNIRA Malang dalam rangka Wisuda S1(Strata -1) Fakultas Ilmu Keislaman (FIK)’ dan me-wisuda sekira 134 mahasiswa.
Mahasiswa yang di wisuda berasal dari tiga program studi (Prodi). Diantaranya, Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Ekonomi Syariah (Eksya), Sabtu (11/11/2017).
Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-quan oleh petugas, Wisuda S1 tahun akademik 2016-2017 ini merupakan wisuda resmi pertama Unira karena pada wisuda sebelumnya masih dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Raden Rahmat Malang.
Dalam wisuda kali ini menganugrahkan saudari Arizka Khoirunnisa dari prodi PGMI, Wildan Afif prodi prodi PAI, dan Devinta dari Ekonomi Syariah sebagai wisudawan terbaik untuk wisuda kali ini.
Arizka Khoirunnisa dalam sambutanya menyampaikan bahwasanya wisuda bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari para mahasiswa untuk berjuang terus menuntut ilmu. “Saya harap wisudawan tetap belajar agar terus eksis dalam dunia pendidikan supaya kita dapat mengamalkan ilmu yang di raih dengan matang.”
Senada dengan Arizka, Misbahul amin yang juga menjadi salah satu wisudawan juga sedikit berkomentar bawasanya sangat berterima kasih kepada Rektor Unira Malang, Kaprodi dan seluruh Dosen Unira Malang yang telah mendidik selama ini.
Amin juga berharap semoga ilmu yang di dapat selama ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan unira bisa menjadi lebih baik untuk kedepanya. “Semoga ilmu yang saya dapat disini bisa bermanfaat kelak di kehidupan nyata saya dan lingkungan saya.”
Dilain sisi Rektor Unira, Hasan Abadi menegaskan bahwa mahasiswa ‘zaman now’ tidak cukup hanya lulusan S1, karena persaingan yang sangat ketat mengharuskan untuk melanjutkan pendidikan ke S2.
“Melihat persaingan saat ini sangat ketat, mahasiswa tidak cukup hanya di S1, harus melanjutkan ke S2,” katanya.
Hasan juga berpesan kepada mahasiwa yang di wisuda, jadilah sarjana yang santri. “Jadilah sarjana yang santri yaitu sarjana yang tanggap dan terapan dalam apapun hal mengenai uamat di lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.(*)