
Proses standarisasi satuan pendidikan yang dikenal dengan akreditasi merupakan bagian proses penilaian dari lembaga terkait yang diberikan wewewang untuk memberikan penilaian terkait penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelengara pendidikan kepada masyarakat/pengguna. Akreditasi sendiri merupakan rangkaian aktifitas yang dilakukan dalam memotret dan menilai seluruh aktifitas yang berujung pada kepuasan pengguna terhadp layanan penyelenggara pendidikan.

Dalam satuan pendidikan yang bernama perguruan tinggi, proses akreditasi sebelumnya hanya memotret 7 standar, namun saat ini standarisasi dilakukan dengan mengikuti kebijakan 9 standar. Ke 9 standar tersebut adalah Visi Misi Tujuan Strategi (VMTS), Tata Pamong/Tata Kelola dan Kerjasama, Mahasiswa, Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Sarana Prasarana, Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Luaran dan Capaian. Ujung terpenuhinya kesembilan standart tersebut adalah kepuasan para pemangku kepentingan/user/stakeholder.
Dengan berakhirnya masa berlaku akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam (S1) Universitas Islam Raden Rahmat Malang pada akhir Desember 2022, maka prodi telah mengajukan proses reakreditasi sejak beberapa bulan yang lalu. Namun pelaksanaan asassement lapangan baru dapat dilaksanakan oleh LAM Pendidikan pada 27-28 Januari 2023 kemarin. Sebagai informasi tambahan, akreditasi yang sebelumnya disenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Peguruan Tinggi (BAN-PT), namun seiring dengan perubahan kebijakan yang dilakukan oleh Kemendikbud, proses akreditasi dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

Asassement lapangan yang berlangsung selama 2 (dua) dan hari tersebut dan dilaksanakan secara daring diikuti oleh seluruh stakeholder Unira Malang. Dari unsur pimpinan Universitas, Rektor dan Wakil Rektor, dan dari Fakultas Ilmu Keislaman diikuti oleh Dr. Saifuddin, M.Pd (Dekan FIK), Dr. Salim, M.Hi (Wakil Dekan FIK), serta dari prodi PAI sendiri dihadiri oleh Siti Muawanah, M.Pd (Kaprodi), Arif Nasruddin, M.Pd (Sekretaris Prodi) serta beberapa dosen prodi pendidikan agama Islam. Tak ketinggalan beberapa tenaga kependidikan dari biro akademik, keuangan mupun kemahasiwaan juga turut serta ikut mensupport kegiatan tersebut.
Hadir sebagai asessor dalam proses asassemen lapangan akreditasi Prodi Pendidikan Agama Islam Unira Malang adalah Prof. Dr. H. Mahmud Arif, M.Ag dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijogo Yogyakarta dan Prof. Dr. Siti Choiriyah, M.Ag dari Universitas Islam Raden Mas Said Surakarta.
Diawali dengan sambutan pembuka oleh rektor Unira Malang, KH. Imron Rosaydi Hamid, M.Si., menyampaikan terima kasih dan permohonan agar dalam pelaksanaan akreditasi ini asessor dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi positif yang dapat digunakan sebagai proses percepatan dan akselerasi dalam pencapaian visi dan misi prodi kedepan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh assessor utama yakni Prof. Dr. H. Mahmud Arif, M.Ag,. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada tim assessor oleh pihak Unira Malang. Keterlibatan seluruh pihak yang ada di Unira Malang menunjukkan keseriusan dan kesungguhan dalam proses akreditasi kali ini.
“Kegiatan akreditasi saat ini harus dilakukan dengan penuh semangat. Semangat pembuktian, semangat untuk membuktikan potret yang jelas, akuntabel dan terukur yang telah dikirimkan sebelumnya kepada Lembaga Akreditasi mandiri (LAM) beberapa waktu sebelumnya. Dan yang kedua semangat untuk mengembangkan program studi dimasa yang akan datang”. Paparnya.
Sedangkan Prof. Dr. Siti Choiriyah, M.Ag menyampaikan bahwa seiring dengan dengan perubahan proses akreditasi yang sebelumnya dilakukan oleh BAN-PT dan saat ini dilakukan oleh LAM merupakan bagian dari upaya penilaian yang jauh lebih jujur dan objektif. Dengan paradigma baru proses akreditasi bukan menjadi proses penghakiman, tetapi lenih pada proses belajar untuk tumbuh bersama dalam prinsip asah, asih dan asuh.

Seremonial pembukaan pelaksanaan asessmen lapangan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh sekretaris Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat (YPTIRR), Drs. KH. Mahmud Ghozali, M.Si. (Hum/elk)