
Tes Baca Tulis Al-Quran 2024 kembali dilanjutkan pada 11 Oktober 2024. Tes ini merupakan tes BTQ gelombang kedua yang mencakup empat program studi (Prodi). Keempat Prodi yang terkaver dalam kegiatan ini adalah prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah (PGMI), Manajemen, Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Prodi PGMI dibawah naungan Fakultas Ilmu Keislaman, sedangkan Prodi Manajemen, Prodi Ekonomi Syariah dan Prodi Perbankan Syariah berada dibawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Tidak kurang dari 150 mahasiswa mengikuti tes baca tulis Alquran pada gelombang ini. Dipandu para mentor dari Alquran Learning Center (ALC) UNIRA Malang acara ini berlangsung hingga sore hari. Dalam kesempatan ini para peserta diminta untuk membaca beberapa ayat Alquran dan dilanjutkan dengan menulis beberapa ayat alquran. Dari kegiatan ini diperoleh hasil pemetaan yang dapat dikategorikan dalam beberapa kelompok.

Kelompok pertama adalah kelompok yang dikategorikan memiliki kompetensi dalam membaca dan menulis alquran dengan baik dan benar. Pada kelompok ini ALC akan memberikan sertifikat/keterangan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi yang baik dibidang baca tulis alquran. Kelompok kedua adalah yang dalam kategori mampu membaca namun tidak memiliki ketrampilan menulis huruf arab. Pada kelompok ini ALC akan memberikan pelatihan agar mahasiswa memiliki kemampuan/keterampilan dalam menulis huruf/kalimat alquran.
Kelompok ketiga merupakan kelompok yang dianggap belum memiliki kemampuan dan kecakapan baik dalam proses baca maupun tulis alquran. Pada kelompok ini akan diberikan pelatihan untuk menumbuhkan kemampuan dan kecakapan dalam baca tulis alquran. Pelatihan yang diberikan kepada kelompok ketiga berupa pelatihan yang dilaksanakan setiap pekan selama 1 semester penuh. Pasca pelatihan tersebut, kembali akan dilakukan asesmen kepada peserta untuk selanjutnya diberikan sertifikat keahlian tersebut.
Tampak hadir dalam prosesi pemetaan kemampuan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Keislaman (FIK) Dr. Salim, M.Pd.I., Dekan Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. M. Yusuf Azwar Anas, M.M., serta jajaran Kaprodi dan dosen di masing-masing program studi serta direktur Alquran Learning Center UNIRA Malang Dr. Siti Muawanatul Hasanah. M.Pd. yang juga merupakan wakil dekan FIK periode 2024 – 2028.


Dalam kesempatan itu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. M. Yusuf Azwar Anas, M.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari penyiapan generasi Khayra Ummah yang merupakan bagian dari visi dan misi universitas. Karena itu diperlukan dukungan dari seluruh civitas academica agar program ini dapat berjalan dengan baik, termasuk di dalamnya perlu adanya rumusan kebijakan terkait program tersebut. Titik ujungnya adalah mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan dibidang pengetahuan umum, tetapi lebih jauh dari itu juga memiliki keterampilan sosial, etika dan keagamaan yang dibutuhkan dalam komunitas sosialnya. (hum/elk24)