
Dipenghujung tahun 2022, Selasa (27/12) Universitas Islam Raden Rahmat Malang menerima kunjungan dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Kunjungan yang diberi tajuk Benchmarking ini, diikuti tidak kurang dari 150 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan (wakil rektor, dekan dan kaprodi), dosen, tenaga kependidikan serta mahasiswa dari beberpa program studi. Kehadiran rombongan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Tribakti Kediri, Dr. H. Badrus, M.Pd.
Hadir pada pukul 11.00, rombongan langsung disambut dengan hangat oleh Rektor Unira KH. Imron Rosyadi Hamid, S.E., M.Si dan didampingi oleh para wakil rektor I, II maupun III. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Badrus, M.Pd menyampaikan salam hormat dan permohonan maaf dari Rektor UIT Kediri, karena sedianya Rektor UIT, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, LC ingin bergabung dalam acara tersebut, namun karena ada agenda yang tidak dapat ditinggalkan maka tidak dapt hadir di Unira Malang.
Setelah ramah tamah di gedung rektorat, para tamu dipersilahkan memasuki Hall lt. 3 Gedung KH. Mahmud Zubaidi, M.A untuk mengikuti acara opening ceremony. Dalam opening ceremony tersebut, Rektor Unira menyampaikan welcoming speech. Dalam pidatonya Gus Im, Rektor Unira menyampaikan terima kasih atas kehadiran serta kepercayaan dari UIT Lirboyo Kediri yang menjadikan Unira Malang sebagai tempat untuk belajar bersama, sharing experiences serta menjadikannya sebagai benchmark activities.
“Setidaknya Unira Malang dan UIT Lirboyo Kediri memiliki persamaan dalam 2 hal, yakni sebagai institusi pendidikan tinggi islam juga sebagai institusi yang sama-sama lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU). Dalam hal ini PBNU ingin meneguhkan diri untuk ikut berpartisipasi dan mewarnai dalam pembangunan peradaban di kancah global dimana salah satunya adalah melalui pembukaan akses pendidikan yang mampu menyediakan sumber daya manusia yang unggul yang akan ikut mengisi kejayaaan NU abad ke 2”, tandasnya.
Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa Unira Malang merupakan salah satu perguruan tinggi di negeri ini yang mengusung visi prakarsa khayra ummah yang salah satu pilarnya adalah peace education. Karenanya pendidikan islam yang dikembangkan adalah pendidikan islam dengan distingsi pendidikan perdamaian. Hal ini juga yang mendorong Unira membuka prodi magister pendidikan islam dengan distingsi yang sama.
Sementara itu, Wakil Rektor 1 Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri menyampaikan terima kasih atas sambutan serta penerimaan dari Unira Malang dalam agenda benchmarking kali ini.
“Keinginan untuk menggelar kegiatan benchmarking ini sebenarnya sudah lama, namun baru bisa terlaksana pada hari ini. Dan alhamdulillahnya lagi, bebera hari yang lalu, tepatnya kamis kliwon kemarin, Institut Agama Islam Tribakti menerima Surat Keputusan perubahan dari Institut menjadi Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dari kemenag pusat. Dan kami menyakini, bahwa ini bagian dari berkah atas niatan hadir ke Unira Malang”. Ungkap Dr. Badrus, M.Pd.
Sebelum acara opening ceremony diakhiri, kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangi oleh kedua rektor. Dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) / Perjanjian Kerjasama (PKS) dari masing-masing pimpinan fakultas. MoA/PKS yang pertama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unira dan Fakultas Syariah UIT Lirboyo Kediri yang masing-masing diwakil dekannya yakni M. Yusuf Azwar Anas, M.M dan Dr. H. Ahmad Fauzi, Lc., M.H.I.

Penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) berikutnya dilakukan antara Fakultas Ilmu Keislaman dan Fakultas Tarbiyah UIT Lirboyo Kediri. Masing-masing diwakili oleh dekan yakni Dr. Saifuddin, M.Pd dan M. Arif Khoiruddin, S.Sos., M.Pd.I.
Sebelum session tersebut diakhiri, dilakukan saling pertukaran cinderamata dari kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan agenda yang tidak pernah ketinggalan yakni photo session. Sebelum memasuki sharing session, para undangan disuguhi tarian tradisional dari mahasiswa prodi PGMI Unira Malang.

Selepas opening ceremony tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session. Dalam sharing session tersebut, diskusi yang intens dilaksanakan antara Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Keislaman dan Fakultas Tarbiyah, juga antara perwakilan mahasiswa Unira Malang dan UIT Lirboyo Kediri.

Kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin silaturahmi, komunikasi dan kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Sekaligus Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri mengundang kehadiran dari civitas akademika Unira Malang di UIT Lirboyo Kediri sebagai kunjungan balasan. (Hum/elk)
Bagus !!!, tingkatkan kerjasama dg semua perguruan tinggi di seluruh indonesia bahkan di seluruh dunia dalam bentuk fastabul khoirot apapun, kami sebagai alumni Raden Rahmat, sangat bangga sekolahku terus berinovasi. UNIRA SEMAKIN HARI SEMAKIN JAYA.