
Sebagai salah satu perguruan tinggi pertama yang hadir di Kabupaten Malang, Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang mengukuhkan rural campus sebagai bagian dari identitas institusionalnya. Konsep ini menegaskan bahwa Unira Malang merupakan kampus yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat pedesaan, baik dari aspek ekologis, geografis, maupun sosiologis. Keberadaan kampus tidak dapat dipisahkan dari lingkungan sekitarnya yang memiliki karakter khas pedesaan serta potensi lokal yang perlu terus dikembangkan dan diberdayakan.

Identitas rural campus tersebut menumbuhkan semangat, konsistensi, serta rasa tanggung jawab sosial bagi Unira Malang untuk senantiasa berperan aktif dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kampus. Salah satu dari aktifitas yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat adalah melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T). KKN-T tahun ini yang mengusung tema besar pemberdayaan potensi desa melalui Pengembangan Desa Wisata.
Berangat dari tema besar KKN-T tersebut Mahasiswa KKN-T Kelompok 10 yang berlokasi di Desa Senggreng Kecamatan Sumberpucung melaksanakan program kerja Revitalisasi Estetika Wisata. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam hari, mulai tanggal 14 Januari hingga 24 Januari 2026, dengan menyasar tiga destinasi wisata desa, yaitu Wisata Rajut Indah, Embung Sumberpucung, dan Wisata Sumber Duren.
Program revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata desa sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pengunjung akan pentingnya kebersihan lingkungan. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan area wisata, penataan taman, pembenahan sarana dan prasarana yang rusak, serta pengadaan tong sampah organik dan
anorganik di setiap lokasi wisata.
Di Wisata Rajut Indah, mahasiswa KKN-T melakukan pembersihan menyeluruh di area wisata, merapikan taman, serta memperbaiki beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan ringan. Selain itu, pengadaan tong sampah terpilah diharapkan dapat membantu pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan kawasan wisata.
Salah satu pedagang warung di Wisata Rajut Indah menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.
“Terima kasih karena sudah membantu membersihkan dan menata ulang Wisata Rajut Indah menjadi bagus kembali dan menyediakan tong sampah yang membantu para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tetap bisa menjaga kebersihan tempat wisata Rajut Indah ini,” ujar seorang ibu penjual warung di kawasan wisata tersebut.
Kegiatan serupa juga dilakukan di Embung Sumberpucung dengan fokus pada pembersihan area sekitar embung dan penataan lingkungan agar terlihat lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung. Sementara itu, di Wisata Sumber Duren, mahasiswa KKN-T turut melengkapi fasilitas kebersihan dengan pengadaan tong sampah yang sebelumnya masih terbatas.
Pengelola Wisata Sumber Duren, Bapak Gatot, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi pengelolaan wisata.
“Berkat pengadaan tong sampah di Wisata Sumber Duren, hal ini membantu menambah fasilitas kebersihan di sini,” ujarnya.
Melalui program Revitalisasi Estetika Wisata ini, mahasiswa KKN-T Unira Malang Kelompok 10 berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pengembangan potensi wisata Desa Senggreng agar lebih bersih, tertata, dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat serta upaya mendorong keberlanjutan pariwisata desa berbasis kepedulian lingkungan.