

Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu akademik terus dilakukan Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Studi Lapangan dan Kuliah Khusus Media & Teknologi Pembelajaran yang diikuti mahasiswa S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di PUI-PT DGI Graha Rektorat Universitas Malang (UM) ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam mata kuliah Media Pembelajaran (S1). Agenda utama meliputi kuliah khusus serta studi lapangan yang berfokus pada pengamatan langsung implementasi media dan teknologi pembelajaran di lingkungan akademik.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Aries Musnandar, selaku moderator, yang menekankan pentingnya integrasi media dan teknologi dalam pembelajaran sebagai tuntutan pendidikan abad ke-21. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara kontekstual dan inovatif.
Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Nandang Mufti dari Universitas Malang menyampaikan materi bertajuk “Media & Teknologi Pembelajaran: Konsep dan Implementasi”. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa media dan teknologi pembelajaran berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kualitas proses belajar mengajar. Ia juga memaparkan berbagai contoh implementasi media pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
Sesi berikutnya diisi oleh Harits al Rosyid, Ph.D, yang mengangkat tema “Teknologi Pembelajaran: Tren dan Tantangan”. Ia mengulas perkembangan terbaru teknologi pembelajaran, mulai dari pemanfaatan platform digital hingga kecerdasan buatan dalam pendidikan, sekaligus menyoroti tantangan implementasi yang mencakup kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendidikan.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan kritis terkait penerapan teknologi pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi, serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan studi lapangan ke sejumlah titik yang telah ditentukan untuk mengamati secara langsung praktik penggunaan media dan teknologi pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang komprehensif, menggabungkan pemahaman konseptual dengan praktik lapangan. Hal tersebut diharapkan dapat membekali mereka sebagai calon pendidik dan akademisi yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Secara kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi refleksi komitmen UNIRA Malang dalam membangun mutu akademik yang berkelanjutan. Rekomendasi yang mengemuka antara lain perlunya optimalisasi fasilitas dan sumber daya pendukung teknologi pembelajaran, serta penguatan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pendidikan modern. (hum/elk25)