Malang, 12 September 2025 – Agenda Pengenalan Kehidupan Kampu bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Saintek Universitas Islam Raden Rahmat ( UNIRA ) Malang, kali ini tampak lebih semarak. Mengusung tema “SainTech: Innovate Together, Thrive Together”, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan keterampilan abad ke-21 sejak dini—mulai dari teamwork, critical thinking, kreativitas, hingga problem solving. Semangat kolaborasi dan inovasi mewarnai kegiatan ini yang diberi tajuk SainTech Project Challenge.
Mahasiswa baru dari lintas program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Saintek ini dibagi ke dalam kelompok kecil beranggotakan 5–6 orang. Mereka ditantang merancang sebuah proyek inovatif sederhana berbasis pendekatan ilmiah serta teknologi. Desain proyek terkait permasalahan keseharian yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam rentang waktu yang relatif singkat,—45 menit pengerjaan dan 15 menit presentasi, setiap kelompok diharapkan mampu untuk mendesain narasi konsep terkait sebuah masalah, dampak, serta alternatif solusi dalam menyelesaikan masalah yang ada.
Tantangan yang diberikan pun sangat relevan dengan realitas kehidupan keseharian. Tema-tema terkait dengan “Green Campus Tech”, “Digital Study Buddy”, dan “Smart & Healthy Lifestyle” hingga “Eco-Innovation Daily Tools” diangkat menjadi wadah mahasiswa untuk mengidentifikasi sebuah permasalahan serta mengasah kreativitas mereka dalam merespons isu lingkungan, pembelajaran digital, dan gaya hidup sehat.
“Mahasiswa bukan hanya sekadar status sosial seseorang, tetapi lebih jauh dari itu, status itu membawa sebuah konsekuensi sosial, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat harus berdampak positif bagi sekitarnya”, ujar salah satu dosen pembimbing kegiatan.

Pendidikan berbasis pada Pilar Khayra Ummah

Khayra Ummah University, sebuah capaian yang terus diupayakan UNIRA Malang dalam menjalakan visi dan misinya. Hal ini berarti bahwa seluruh kegiatan Tridharma yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di UNIRA Malang harus mengacu pada pilar khayra ummah. Di antara pilar tersebut adalah green technology, kewirausahaan sosial dan pendidikan perdamian. Kegiatan SainTech Project Challenge ini merupakan bagian dari implementasi pilar khayra ummah.
Hasil dari tantangan ini tidak hanya berupa sketsa dan konsep tertulis, tetapi juga dipresentasikan langsung oleh peserta dengan durasi singkat. Dalam waktu yang terbatas, para mahasiswa mampu menghasilkan ide-ide menarik yang mencerminkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan kemampuan berpikir solutif.
“Ini bukan hanya tentang menemukan ide, tapi tentang membangun semangat inovasi dan kolaborasi sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar UNIRA,” ujar Ketua Panitia SainTech Project Challenge.
Kegiatan ini merupakan kegiatan bagi mahasiswa baru dari lintas program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Saintek. Terdapat 5 (lima) prodi di fakultas ini. Kelima prodi tersebut adalah Prodi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Agroteknologi. Kolaborasi antar mahasiswa antar prodi menjadi kunci keberhasilan proyek yang dijalankan.

“Kegiatan ini bukan tentang siapa yang paling canggih, tapi siapa yang paling kolaboratif dan mampu membaca tantangan dan problem serta merumuskan menjadi peluang. Inilah wajah generasi Khayra Ummah UNIRA,” tutup Koordinator Kegiatan.
Dengan semangat “SainTech: Innovate Together, Thrive Together”, mahasiswa baru UNIRA Malang memulai perjalanan akademik mereka bukan sekadar sebagai pelajar, tapi sebagai pemimpin masa depan yang siap membawa perubahan—dari kampus, untuk masyarakat, dan dunia.(Hum/elk25)

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *