

Melalui program hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Kemenristekdikti Tahun Anggaran 2025, Tim Dosen Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang berhasil menciptakan alat berupa mesin Mixing Serbuk Lemon. Mesin ini merupakan alat yang dirancang untuk memproduksi serbuk lemon dengan cara yang lebih praktis dan efisien. Kapasitas produksi serbuk lemon dapat meningkat 40 % dari proses produksi yang dilakukan secara manual.
Hari ini, Selasa 2 Desember 2025, tim penerima program hibah yang melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Pemula, menyerahkan satu unit Mesin Mixing Serbuk Lemon kepada UMKM Sedaer Lemon (Darmon) yang berlokasi di Dusun Sumbergelang, Desa Sumberdem Kec. Wonosari.
Acara penyerahan alat berlangsung hangat dan dihadiri oleh Ketua Tim PkM, Mujibur Rohman, serta para anggota tim: Anisa Hudi Widaningrum, Prisko Choirina, dan Faisol Khoufi Assidiqi, bersama beberapa mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut. Dari pihak UMKM, kegiatan turut dihadiri seluruh anggota UMKM Sedaer Lemon, Sekretaris Desa Sumberdem Hadi Prastyowanto, serta Kepala Dusun Sumbergelang Isnurhadi.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Sumberdem menyampaikan bahwa desa saat ini tengah mengembangkan berbagai potensi lokal melalui model tematik, salah satunya adalah Kampung Lemon. Kampung lemon yang menjadi sentra budidaya dan pengolahan lemon ini berada di Dusun Sumbergelang Desa Sumberdem.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada tim PkM yang telah memberikan dukungan kepada UMKM yang ada di wilayah Sumberdem. Harapannya mesin yang diberikan ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk lemon olahan yang selama ini menjadi bagian salah satu potensi unggulan Desa Sumberdem.
“Kami berharap, bahwa dengan adanya mesin ini, proses produksi semakin optimal, dan BUMDes siap untuk memfasilitasi seluruh produk UMKM di wilayah Sumberdem untuk memperluas pasar” ungkap Hadi.
Sementara itu ketua tim PkM, Mujibur Rohman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Selain pendidikan dan penelitian, dosen memiliki peran strategis untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan dampak nyata melalui pendampingan, inovasi, serta pemberdayaan.
“Harapannya, kolaborasi kali ini dapat dilanjutkan dengan kerja sama lain di masa mendatang sehingga sinergi antara kampus dan masyarakat semakin erat,” jelasnya.

Kegiatan PkM ini juga selaras dengan salah satu nilai dasar khayra ummah, yakni penguatan kewirausahaan (entrepreneurship) dan pengembangan komunitas (community development). Melalui pemberdayaan UMKM lokal, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan berbasis potensi desa.

Selain penyerahan mesin, Tim PkM juga memberikan pelatihan penggunaan alat serta perawatan (maintenance) perangkat yang diserahkan. Pelatihan ini bertujuan memastikan UMKM mampu mengoperasikan alat secara optimal dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan daya saing produk olahan lemon mereka.
Dengan adanya dukungan peralatan dan pendampingan ini, UMKM Saedar Lemon diharapkan dapat semakin berkembang dan menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.(hum/elk25)
